Home » » Tatacara Tidur Menurut Islam

Tatacara Tidur Menurut Islam


Berikut ini beberapa tatacara tidur yang dicontohkan nabi Muhammad saw ,lewat beberapa riwayat.



Pertama, membaca doa sebelum tidur,



Artinya : " Dengan nama-Mu  ya Allah aku mati dan dengan nama-Mu ya Allah aku hidup"


Atau



Artinya : " Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup"

Rasulullah Muhammad saw jika mau tidur berdoa, " Bismika Allahumma Amut wa Ahyaa( dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup)".Bila bangun tidur berdoa,"Alhamdulillahillaji ahyana ba'da maa ama tanaa wa ilayhinnusur(Segala puji bagimu ya Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati dan kepada-Nya kami kembali."(HR.Muslim)



Kedua, membaca ayat kursi,

Dalam sebuah riwayat Nabi Muhammad saw mengatakan " Apabila kamu hendak ke tempat tidurmu,maka bacalah ayat kursi.Sesungguhnya kamu akan dijaga oleh malaikat yang diutus oleh Allah,dan kamu tidak akan didekati oleh setan hingga waktu pagi " ( HR.Bukhari




Ketiga, tidur dengan meletakkan tangan kanan di bawah pipi kiri 

Dalam sebuah riwayat,Nabi Muhammad saw apabila akan tidur ,beliau meletakkan tangan yang kanan di bawah pipi .
Apabila kamu ingin ke tempat tidurmu,berwudhulah sebagaimana akan mengerjakan sholat ,kemudian berbaringlah di atas tubuh yang kanan. (HR.Bukhari dan Muslim4/2081)
 
"Rasulullah Muhammad saw apabila tidur tangan kananya di bawah pipi kanannya." (HR.Abu Dawud no 5045,At Tirmidzi No. 3395,Ibnu Majah No 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350) 

Manfaat tidur berbaring pada sisi kanan disebutkan oleh Ibnul Qayyim , "Tidur berbaring pada sisi kanan dianjurkan dalam Islam agar seseorang tidak kesusahan untuk bangun sholat malam.Tidur pada sisi kanan lebih bermanfaat pada jantung.Sedangkan tidur pada sisi kiri berguna bagi badan (namun membuat seseorang semakin malas)"




Keempat, berwudhu sebelum tidur 

"Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur),maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudumu untuk melakukan sholat."

(HR.Al-Bukhari No 247 dan Muslim No 2710) 



Kelima, membaca Subhaanallah,Alhamdulillaah,Allaahu Akbar ,masing masing 33 x

Dalam suatu riwayat : " Maukah kamu berdua ( Rasullullah saw berbicara kepada Ali dan Fatimah ketika mereka meminta pembantu),aku tunjukkan sesuatu yang lebih baik bagi kamu daripada pembantu?Apabila kamu akan tidur bacalah :
 Sesungguhnya bacaan tersebut lebih baik bagimu daripada seorang pembantu' (HR Muslim dan Bukhari 4/2091)



Keenam, membaca dua ayat terakhir surat Al Baqarah

Rasullullah saw mengatakan :  " Barang siapa yang membaca dua ayat dari akhir surat Al Baqarah di suatu malam,maka dua ayat tersebut akan mencukupinya(memelihara dari gangguan setan dan lain lain)  [Al Baqarah (2): 285-286] (HR Bukhari dan Muslim1/554)




Ketujuh, membaca surat Al Ikhlas ,An Naas, Al Falaq

Rasulluhllah saw apabila akan tidur di tempat tidurnya setiap malam,beliau mengumpulkan dua telapak tangannya.Lalu ditiupkan dan dibacakan Qulhuwallaahu ahad , Qul a'uudzu birabbil falaq ,Qul a'uudzu birabbin naas.Kemudian dengan dua telapak tangannya ,beliau mengusap tubuh yang dapat dijangkau dengannya.Dimulai dari kepala,wajah dan tubuh bagian depan.Beliau melakukannya tiga kali (3 x). (HR.Bukhari dan Muslim 4/1723)

Aisyah ra. berkata : " Bila Rasulullah Muhammad saw berbaring di tempat tidurnya,beliau kumpulkan kedua telapak tangannya,lalu meniup keduanya dan dibaca pada keduanya surat Al-Ikhlas,Al-Falaq dan An-Naas.Kemudian disapunya seluruh badan yang dapat disapunya dengan kedua tangannya.Beliau mulai dari kepalanya,mukanya dan bagian depan dari badannya.Beliau lakukan hal ini sebanyak tiga kali" (HR.At Tarmidzi)




Kedelapan, hendaknya tidak tidur dengan posisi kaki menghadap kiblat 

"Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla." ( HR. Abu Dawud dengan sanad yang shohih)



Kesembilan, tidur awal malam ( setelah sholat isya) dan menghidupkan akhir malam

"Bahwasanya Rasulullah Muhammad saw membenci tidur malam sebelum (sholat isya) dan berbincang bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya." ( HR. Al Bukhari No 586 dan Muslim 647)

Ibnu Baththol menjelaskan , " Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat 'Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat subuh berjamaah".Umar bin Al Khottob sampai sampai pernah memukul orang yang begadang setelah shalat isya , beliau mengatakan , "Apakah kalian sekarang begadang di awal malam,nanti di akhir malam tertidur lelap?"(Syarh Al Bukhari,Ibnu Baththol,3/278,Asy Syamilah)




Kesepuluh,  mengusap wajah saat bangun tidur

"Maka bangunlah Rasulullah Muhammad saw dari tidurnya kemudian duduk sambil mengusap wajah dengan  tangannya" (HR.Muslim No 763)



Kesebelas, bersiwak ketika bangun tidur 

"Apabila Rasulullah saw bangun malam membersihkan mulutnya dengan bersiwak" (HR.Al Bukhari No 254 dan Muslim No 255 )

Keduabelas, beristinsyaq dan beristintsaar

Beristinsyaq dan beristntsaar adalah menghirup kemudian mengeluarkan atau menyemburkan air dari hidung.
 "Apabila salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka beristintsaarlah tiga kali karena sesungguhnya syaitan bermalam di rongga hidungnya " (HR. Bukhari No 3295 dan Muslim 238)
 
Ketigabelas, mencuci tangan 3 x saat bangun tidur

 "Apabila salah seorang diantara kamu bangun tidur , janganlah ia memasukkan tangannya ke dalam bejana,sebelum ia mencucinya tiga kali" (HR. Al Bukhari No 162 dan Muslim 278)
 
Keempatbelas, tidak menceritakan mimpi buruk

Jika kita bermimpi buruk,hendaknya jangan menceritakan mimpi tersebut kepada siapapun.Dianjurkan saat mendapati mimpi buruk , saat tebangun meludah ke kiri tiga kali (HR.Muslim IV/1772)

Mohonlah perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk dan dari keburukan mimpi yang dilihat (dilakukan sebanyak tiga kali) (HR.Muslim IV/1772-1773)

Hendaknya berpindah posisi tidurnya dari sisi sebelumnya ( HR. Muslim IV/1773)

Atau bangun dan shalat (HR.Muslim 1773)



TAMBAHAN 

Anak laki laki dan perempuan hendaknya dipisahkan tidurnya setelah berumur 6 tahun ( HR.Abu Daud , At - Tirmidzi)

Tidak diperbolehkan bagi laki laki tidur berdua (begitu juga wanita) dalam satu selimut (HR.Muslim)
 









0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan komentarnya....